Dibully Habis-habisan hingga Ayahnya Meninggal, Begini Kondisi Sonya Depari Sekarang



Sonya Ekarina Sembiring Depari siswi kelas 3 SMA Methodist 1 Medan Sumatra Utara menjadi perbicangan setidaknya empat hari belakangan ini.
Siswi cantik itu terekam membentak Polwan, Ipda Perida, karena kesal saat konvoi mobil bersama teman-temannya usai UN.
Dan dalam sekejap, ia menjadi bulan-bulanan di media sosial.
Tak hanya itu, dalam waktu kurang dari 2x24 jam, ayahnya Makmur Depari meninggal dinia.
Kuat dugaan, ayahnya meninggal karena stres akibat banyaknya pemberitaan terkait perbuatan anaknya itu.
Rentetan apa yang dialaminya itu membuat psikis Sonya terguncang.
Ia dikabarkan depresi berat, mengurung diri bahkan ketakutan untuk bertemu dengan orang-orang.
Seorang kerabat dekat Sonya mengatakan perlahan kondisi Sonya membaik.
Hal itu karena adanya sopport dari keluarganya dan teman-temannya.
Untuk memulihkan kembali kondisi Sonya, pria itu berharap masyarakat dapat berempati dan memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum Makmur Depari.
Melihat kejadian menyedihkan yang kini sedang menimpa Sonya, salah satu keluarga Sonya berkomentar di Facebook.
“Buat kalian yang udah mencaci maki adek kami dari semalam.. udah puaskah kalian? apakah hidup kalian smua sudah benar? apakah di antara kalian tdk pernah melakukan kesalahan? Sekarang bapaknya meninggal dunia karena gak tahan membaca berita2 di medsos dan mendengar cacian kalian kawan2 medsos.. Selamat jalan pak tengah, ku kenal kam sosok ayah yg baik, tenang di sorga,” tulis Friska Ulina Sembiring Depari dalam akun Facebooknya, Kamis (7/4/2016).
Status tersebut pun langsung mendapatkan komentar dari keluarga Sonya lainnya yang juga mengaku sangat kesal dengan komentar para netizen yang dinilai sudah sangat keterlaluan.
“Sabar yaa kak'e aku pun kesal kali dengar kawan kawan aku gosipin adek itu salam buat keluarga di sana yaa kak,” tulis pemilik akun Facebook Nuansa Saraswati Sembiring Depari.
Menurut teman-temannya, Sonya kian terpukul setelah ayahandanya, M Depari, meninggal dunia.
"Ya, kalau ditanya kondisinya, tentu masih syok-lah. Apalagi setelah kejadian kemarin," kata teman Sonya, Silvia Sinuraya, Jumat (8/4/2016) sore.
Menurut Silvia, sebenarnya pada saat kejadian Sonya tengah emosi. Jadi, kata Silvia, ia meminta netizen tidak lagi mem-bully Sonya.
"Orang yang enggak kenal memang gitu. Kelihatannya aja begitu. Padahal Sonya ini anaknya enak diajak berteman," kata siswa IPS I yang tengah menunggu kelulusan tersebut.
Menurut Silvia, Sonya merupakan pribadi yang baik. Jadi, kata dia, netizen tidak seharusnya mencaci maki apalagi mem-bully Sonya.
"Sudahlah itu. Kasihan dia. Namanya juga waktu itu emosi. Kita pun emosi kalau seperti itu," katanya.
Atas banyaknya hujatan dari netizen, Sonya sempat curhat melalui posting-an di instagramnya, Kamis lalu.
Ia mem-posting quote mantan Presiden BJ Habibie sambil membubuhi caption, “Never give up, fix mistakes, and keep stepping. @sonyadepari #instanmoment #nevergiveup #akubukansonya #suarahatisonya.”
Quote atau kutipan kalimat bijak itu isinya, “Ketika seseorang menghina kamu, itu adalah sebuah pujian bahwa selama ini mereka menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan kamu, bahkan ketika kamu tidak memikirkan mereka.”

Quote ini rupanya tetap menjadi ajang bagi netizen untuk melampiaskan kejengkelan atas perilaku gadis yang nyambi jadi model ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dibully Habis-habisan hingga Ayahnya Meninggal, Begini Kondisi Sonya Depari Sekarang"

Poskan Komentar